Senin,20/04/09~00:40
LONDON, KOMPAS.com - Everton mencuri target Manchester United memenangi gelar Piala FA musim ini dalam duel adu penalti di babak semifinal. Kisah kekuatan kiper Ben Foster di Piala Carling beberapa bulan lalu terhenti oleh tendangan kemenangan dari Phil Jagielka.
Turun dengan sejumlah besar pemain lapis kedua di Stadion Wembley, Minggu (19/4), pelatih MU Sir Alex Ferguson membuat formasi pemain yang berbeda dibanding laga-laga sebelumnya. Kali ini Ferguson memakai tiga striker sekaligus.
Meski demikian, trio penyerang itu tak terlalu sering mengancam gawang Tim Howard. Gawang MU bahkan hampir kebobolan oleh Louis Saha ketika kiper Ben Foster melakukan kesalahan di menit ke-19. Apes bagi Saha karena mantan pemain MU itu gagal mencuri bola backpass yang hendak dibuang Foster.
Kedua tim akhirnya menyudahi paruh pertama tanpa satu gol pun. Bahkan, hampir tak ada peluang emas yang diciptakan oleh kedua klub tersebut.
Di babak kedua, "The Toffees" lebih dulu memperlihatkan ancaman saat Tim Cahill mencobai Foster dengan tendangan spekulasi. Kali ini sang kiper melakukan penyelamatan apik dengan menepis si kulit bulat.
Tak lama kemudian, giliran Park Ji-Sung mendatangkan teror bagi Everton. Namun, tendangannya hanya menerpa ruang kosong di samping gawang. Danny Welbeck sempat memberikan harapan bagi "Setan Merah" ketika ia jatuh di kotak penalti lawan pada menit ke-69. Namun, wasit Mike Riley membiarkan kejadian itu dan ini membuat Ferguson berang.
Kedua tim tetap ompong sehingga skor tetap tak berubah setelah 90 menit berlalu. MU hampir kebobolan saat extra time baru bergulir dua menit. Cahill lagi-lagi melepas tembakan dari sudut sempit, tapi Foster kembali mempertahankan gawangnya dengan apik.
Tembakan James Vaughan pada menit ke-106 pun hampir menembus gawang "Setan Merah". Andai bola tak membentur Vidic dan keluar lapangan, bola pasti meluncur deras ke arah gawang Foster.
Dua menit sebelum sebelum tambahan waktu selesai, Foster kembali membuat kesalahan yang sama seperti babak pertama. Upayanya mengusir backpass Ferdinand justru membentur Vaughan. Cahill hampir mendapatkan bola yang bergulir ke garis belakang, tapi si kulit bulat lebih dulu keluar lapangan.
Hingga 120 menit, kedua tim tetap tak membukukan gol ke gawang lawan sehingga ditempuhlah adu penalti untuk mencari pemenang. Pada kesempatan pertama, Cahill tak berhasil mencetak gol dan membuat bola melambung jauh ke atas gawang. Namun, Berbatov pun gagal mengecoh Howard karena tendangannya terlalu lemah ke tengah gawang.
Everton unggul 1-0 setelah algojo kedua, Leighton Baines, berhasil memerdaya Foster. Harapan Rio Ferdinand menyamakan skor sirna karena bidikannya tertebak oleh Howard.
Vidic dan Anderson bergiliran mengejar gol-gol dari Phil Neville dan Vaughan. Akan tetapi, Jagielka akhirnya menyudahi adu tos-tosan malam itu lewat tembakan keras yang membuat Foster mati langkah.
Dengan kemenangan ini, Everton berhak melaju ke final dan akan menantang Chelsea. "The Blues" sebelumnya menang atas Arsenal dengan skor 2-1.
Susunan pemain:
Man. United: Foster; Rafael, Ferdinand, Vidic, Fabio (Evra 63); Gibson, Anderson, Park (Scholes 67); Welbeck, Tevez, Macheda (Berbatov 91).
Everton: Howard; Hibbert, Jagielka, Lescott, Baines, Neville; Osman, Fellaini (Vaughan 103), Pienaar, Cahill; Saha (Rodwell 70).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar